Musisi Halim Wicaksono yang kini dikenal dengan nama panggung Halstage baru saja meluncurkan album mini terbarunya berjudul “The Folk: Side B”. Album ini merupakan kelanjutan dari “The Folk: Side A” dan menjadi album mini ketiga sepanjang kariernya. “The Folk: Side B” berisi tiga lagu, yaitu “Di Sore Hari yang Lucu” sebagai trek utama, “Kamu”, dan “Bagaimana Bisa Seseorang”.

Pergantian nama panggung menjadi Halstage didasari oleh keinginan Hal untuk menegaskan bahwa karya-karyanya di internet adalah panggungnya, bukan representasi pribadi. Proses pembuatan album ini melibatkan puisi kiriman dari para pendengar yang kemudian dijadikan inspirasi utama dalam penulisan lagu. Hal uniknya, Halstage belum pernah bertemu langsung dengan para penulis puisi tersebut dan hanya berinteraksi melalui internet.

Dokumentasi Publisher

Setiap lagu dalam album ini memiliki makna tersendiri. “Di Sore Hari yang Lucu” menggambarkan esensi album “The Folk: Side B” yang hangat dan sederhana. “Kamu” menceritakan tentang ungkapan perasaan cinta tanpa menggunakan kata cinta secara langsung. Sementara itu, “Bagaimana Bisa Seseorang” mengisahkan tentang pasangan yang saling mencintai namun tidak dapat bersatu.

Peluncuran album mini “The Folk: Side B” ini juga menandai tujuh tahun Hal berkarya di industri musik Indonesia. Ia berharap karyanya dapat terus diterima dan dinikmati oleh banyak pendengar. Halstage juga menyampaikan bahwa karya ini kemungkinan menjadi karya terakhirnya dengan nama Hal, dan berharap dapat terus berkarya di masa depan.

 

Artikel ditulis oleh Alivia Ichsania Yuanani