Judul Film : Kuasa Gelap: Perjanjian Darah

Sutradara : Rizal Mantovani

Rumah Produksi : Paragon Pictures & Ideosource Entertainment

Tahun Rilis : Oktober 2026

Pemeran : Lukman Sardi, Jerome Kurnia, Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola

Sumber: Instagram/@kuasagelap.id

Ditengah gempuran film bergenre horor Indonesia yang didominasi aliran Islam, film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah adalah sebuah angin segar yang membawa penonton merasakan sensasi menyaksikan film The Conjuring versi lokal. Setelah sukses dengan film pertama berjudul Kuasa Gelap (2024), selanjutnya digarap kembali pada tahun 2026 dengan cerita baru dan siap membawa penonton bergidik ngeri ke dalam sebuah teror iblis yang lebih menegangkan.

Romo Rendra (Lukman Sardi) dan Romo Thomas (Jerome Kurnia) kembali berduet dalam film ini untuk menangani kasus Daniel (Venly Arauna), putra seorang pengusaha kapal ternama di sebuah pesisir desa Jawa Timur. Daniel yang mulanya dianggap memiliki gangguan mental, ternyata timbul luka-luka misterius di tubuhnya, yang kemudian diketahui bahwa ia merupakan target dari iblis. Penanganan kasus ini semakin sulit karena iblis tersebut memanfaatkan kelemahan Romo Rendra yang memiliki trauma masa kecil di desa Banyumukti. Situasi ini membuat Romo Rendra dan Romo Thomas harus menghadapi ancaman supranatural sekaligus pergulatan batin mereka sendiri. 

Bagi penonton yang merasa bosan dengan pola film horor Indonesia saat ini, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah adalah film yang patut untuk ditonton. Perpindahan narasi dimulai dari prolog ke inti masalah hingga akhir sangat seru untuk diikuti, dan penonton akan dibawa tegang melihat aksi Venly Arauna sebagai aktor pendatang baru yang begitu totalitas  membawakan peran Daniel saat dirasuki iblis. Film ini juga mampu memadukan antara kisah traumatis Romo Rendra dengan kasus yang tengah ia hadapi, memberikan pesan moral reflektif tentang keimanan dan rasa bersalah.

Sumber: Instagram/@jerompret

Sinematografi dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah juga cukup memanjakan mata, meski terdapat beberapa hal janggal yang tertangkap oleh mata. Diantaranya, penampilan Romo Thomas yang tetap tampan dan rapi sepanjang film meski sudah berkali-kali menjadi korban fisik, serta beberapa foto dan penampakan iblis yang terlihat seperti render yang belum sempurna. Detail-detail kecil ini layak menjadi catatan untuk film-film selanjutnya agar lebih menyatu natural dengan set film. 

Terlepas dari semua itu, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tetap layak menjadi rekomendasi film horor Indonesia pembuka musim Halloween yang akan datang. Pengemasan ceritanya matang, promosinya dibuat lebih gencar, siap menghibur pecinta horor Indonesia di layar lebar. Setelah film pertama berhasil meraih 1,4 juta penonton, kali ini mampukah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah memecahkan rekor tersebut?

 

Artikel ditulis oleh Putu Raina Galuh Wika Supraba.