Pernah nggak lagi kumpul keluarga, terus tiba-tiba ditanya, “Sekarang kerja di mana?” atau “Kapan nyusul sukses?” Pertanyaan yang kelihatannya biasa, tapi sering bikin kepikiran. Nah, situasi itu yang jadi pembuka sekaligus inti cerita di film Tunggu Aku Sukses Nanti.

Film ini berfokus pada Arga, seorang anak pertama yang masih berusaha mencari arah hidupnya. Di tengah suasana Lebaran yang seharusnya hangat, Arga justru dihadapkan pada perbandingan dan ekspektasi dari orang-orang sekitarnya. Dari sini, film mulai menunjukkan tekanan yang sering dialami banyak orang, terutama anak muda yang merasa tertinggal dari yang lain.

Konfliknya berkembang saat Arga terus dibandingkan dengan mereka yang dianggap lebih “berhasil”. Hal ini membuatnya mempertanyakan diri sendiri dan merasa belum cukup. Tapi justru di situlah film ini terasa dekat, karena nggak semua orang punya jalan dan waktu yang sama, meskipun sering dipaksa untuk terlihat “on track”.

Sumber: Website/CNN Indonesia

Dibungkus dengan drama dan sedikit komedi, Tunggu Aku Sukses Nanti tetap terasa ringan untuk ditonton. Namun, di balik itu, film ini menyimpan pesan yang cukup dalam tentang arti sukses dan proses menerima diri sendiri. Bukan sekadar film keluarga biasa, tapi juga cerminan realita yang mungkin pernah atau sedang kita alami.

Kalau kamu lagi butuh tontonan yang relate dan bisa bikin kamu merasa “nggak sendirian”, film ini wajib masuk watchlist. Mumpung masih tayang di bioskop, nggak ada salahnya langsung luangin waktu dan nonton, siapa tahu kamu pulang bukan cuma bawa hiburan, tapi juga perspektif baru tentang hidup.

 

Artikel ditulis oleh Shafa Alifia