Lagu “Slipping Through My Fingers” diciptakan oleh ABBA yang merupakan salah satu grup musik pop populer pada tahun 70-an. Lagu ini diciptakan oleh salah satu anggotanya yang bernama Björn Ulvaeus. Inspirasi dalam penulisan lagu ini muncul ketika Björn Ulvaeus melihat anak perempuannya hendak berangkat ke sekolah dan melambaikan tangan ke arahnya.

Kala itu ia menyadari betapa cepat waktu yang berlalu, sehingga terciptalah lagu “Slipping Through My Fingers” yang dirilis dalam album “The Visitors” pada November 1981. Menariknya sebelum lagu ini dirilis secara global, pada bulan Juni 1981 ABBA melakukan kerjasama dengan Coca-Cola dengan membuat vinyl edisi terbatas yang memuat lagu “Slipping Through My Fingers” meskipun secara teknis belum rilis pada saat itu. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan lagu ini secara eksklusif kepada masyarakat Jepang yang merupakan pasar musik terbesar bagi ABBA.

Sumber: Pinterest/@asdesignne

Slipping Through My Fingers” menjadi karya terakhir ABBA sebelum menyatakan vakum pada tahun 1982. Awalnya, lagu ini hampir terlupakan di tahun 1999. Namun di tahun yang sama, lagu ini kembali populer lewat musikal Mamma Mia, yang dibuka secara perdana di London dengan menampilkan lagu-lagu terpopuler ABBA. Hasilnya, lagu-lagu milik ABBA kembali menjadi hits karena musikal Mamma Mia berhasil menarik sekitar 60 juta penonton sejak debutnya. 

Pada tahun 2008, “Slipping Through My Fingers” kembali populer dalam film “Mamma Mia!”. Meryl Streep membawakan lagu ini dengan vokal berbeda dari yang dibawakan oleh ABBA. Meryl Streep menyanyikannya dengan suara yang sedikit bergetar, sehingga perasaan emosional dari lagu “Slipping Through My Fingers” tersalurkan dan terasa nyata bagi penonton. Dampaknya, lagu ini diputar jutaan kali terutama pada saat acara perpisahan sekolah dan pernikahan.

Sumber: Pinterest/@reginonalartsnsw

Di era digital yang menyediakan berbagai platform musik baru, lagu ini berhasil menciptakan tempat di hati para pendengar. Tidak hanya kelahiran 80-an, bahkan generasi baru pun turut menikmati lagu ini. Ada beberapa alasan mengapa lagu ini tidak pernah pudar oleh waktu, diantaranya karena lagu ini memiliki makna yang universal, dengan penyampaian lirik yang emosional. Sehingga para pendengar ikut merasakan nilai sentimental yang ada dalam lagu “Slipping Through My Fingers.” 

Selanjutnya, pengaruh dari film “Mamma Mia!” yang memberikan dampak begitu besar bagi keberhasilan lagu ini untuk kembali populer di tahun 2000-an. Ditambah pembawaan Meryl Streep yang menggunakan pendekatan akting dalam bernyanyi, dengan vokal yang dibuat sedikit bergetar menggambarkan perasaan sedih dan haru seorang ibu yang melihat anaknya tumbuh dengan cepat. Inilah yang membuat lagu “Slipping Through My Fingers” terdengar lebih “hidup.”

Sumber: Pinterest

Terakhir, lagu ini tak lepas dari rumus penulisan yang menjadi ciri khas ABBA. Struktur musik dari ABBA dikenal dengan struktur asimetris, dimana susunan musik ini menghasilkan jenis irama yang tidak membosankan. Kunci F mayor yang digunakan sebagai tangga nada dalam lagu “Slipping Through My Fingers” juga memiliki peran penting karena seringkali digunakan untuk mendapatkan melodi dengan kesan yang hangat dan menyejukkan dalam musik pop. 

Fenomena yang terjadi di media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X juga turut memberi peran. Lagu ini kembali viral menjadi tren nostalgia, hasilnya kembali menjadi populer di kalangan generasi muda. 

 

Artikel ditulis oleh Dini Afiyatus Zahroh