Mudik Lebaran selalu jadi momen yang ditunggu, apalagi buat mahasiswa perantau. Tapi di tahun 2026, road trip alias mudik pakai kendaraan pribadi masih jadi pilihan favorit, meski di sisi lain, tantangannya juga nggak sedikit.
Berdasarkan data PT Jasa Marga, sekitar 1,2 juta kendaraan keluar dari Jabotabek pada H-10 hingga H-4 Lebaran 2026, dengan lebih dari setengahnya menuju arah Trans Jawa dan Bandung. Artinya, road trip masih jadi opsi utama karena fleksibilitasnya, bisa atur waktu sendiri, berhenti kapan aja, dan lebih leluasa bawa barang.
Namun realitanya, perjalanan nggak selalu mulus. Berdasarkan laporan di lapangan, kemacetan parah terjadi di Tol Jakarta–Cikampek saat puncak arus mudik, bahkan membuat sebagian pemudik harus menempuh perjalanan hingga berjam-jam. Selain itu, data kepolisian juga mencatat sekitar 75.000 kendaraan melintas hanya dalam satu hari, meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Sumber: Website/metrotvnews.com
Fenomena ini nunjukin kalau meskipun infrastruktur makin berkembang, volume kendaraan saat mudik tetap jadi tantangan utama.
Di sisi lain, road trip tetap punya “feel”-nya sendiri. Dari mengobrol di mobil, berhenti di rest area, sampai momen kebersamaan selama perjalanan, semua jadi bagian dari pengalaman mudik yang nggak tergantikan.
Sumber: Website/antaranews.com
Jadi, mudik road trip 2026 ini sebenarnya seru atau melelahkan? Jawabannya balik lagi ke masing-masing. Kalau siap dengan risiko macet dan capek, perjalanan ini bisa jadi momen yang berkesan. Tapi kalau nggak, bisa jadi justru kebalikannya.
Artikel ditulis oleh Aleesha Setia Dwiandari