Kalau beberapa tahun terakhir banyak orang berlomba-lomba mengikuti teknologi terbaru, kini yang terjadi justru sebaliknya. Tahun 2026 ini media sosial kembali dipenuhi berbagai tren yang seolah membawa kita pergi ke era 1990-an dan 2000-an. Mulai dari fashion Y2K, kamera digital saku, lagu-lagu lawas, hingga desain retro kembali menjadi favorit Generasi Z. Penelitian Digital Nostalgia in Generation Z: Exploring the Motivations Behind Dreamcore and Y2K Revival (2025) menunjukkan bahwa 63,38% responden pertama kali mengenal tren nostalgia melalui media sosial, dengan 77,47% mengaku menyukai estetika Y2K dan Dreamcore

Fenomena ini menunjukkan bahwa sesuatu yang pernah dianggap “ketinggalan zaman” kini justru menjadi simbol gaya yang keren. Lalu, tren jadul apa saja yang sedang kembali naik daun?

Sumber: Pinterest/HomedecorInteriorDesigntips

Fashion Y2K Kembali Jadi Favorit

Celana baggy, mini skirt, baby tee, kacamata berwarna, hingga aksesori penuh manik-manik kini kembali memenuhi linimasa media sosial. Gaya yang identik dengan awal tahun 2000-an ini kembali populer berkat banyaknya kreator konten dan selebritas yang mengadaptasi tren tersebut ke dalam gaya berpakaian sehari-hari. Dalam penelitian Han (2025), lebih dari tiga perempat responden menunjukkan ketertarikan terhadap estetika Y2K. Bahkan hampir setengahnya (49,3%) menyebut Y2K sebagai gaya favorit mereka. Bagi Gen Z, fashion Y2K bukan sekadar mengikuti tren, tetapi juga menjadi cara bagi mereka untuk mengekspresikan dirinya melalui gaya yang lebih berani, ceria, dan penuh warna. 

Kamera Digital Lawas Jadi Andalan Berfoto

Di tengah kualitas kamera ponsel yang semakin canggih, kamera digital saku atau digicam justru kembali menjadi incaran. Hasil foto yang sedikit buram, efek flash yang khas, dan nuansa warna hangat dianggap memiliki kesan yang lebih autentik dibandingkan foto dari smartphone modern. Fenomena ini bahkan membuat harga beberapa kamera digital keluaran awal 2000-an kembali meningkat karena banyak dicari oleh anak muda. 

Lagu-Lagu Lama Masuk Playlist Lagi

Pernah mendengar lagu lama tiba-tiba viral di TikTok? Fenomena inilah yang membuat banyak lagu era 1990-an hingga 2000-an kembali dikenal oleh generasi yang bahkan belum lahir saat lagu tersebut dirilis. Tak sedikit pengguna media sosial yang membuat konten video singkat dengan lagu-lagu lawas, sehingga karya musisi dari masa lalu kembali mendapatkan jutaan pendengar baru. Seperti lagu-lagu Billie Jean & Beat It oleh Michael Jackson, Beauty and the Beat oleh Justin Bieber & Nicki Minaj, serta Shape of My Heart oleh Backstreet Boys yang kembali banyak bermunculan di media sosial tahun ini.

Barang Vintage Kembali Diburu

Tak hanya pakaian dan kamera, berbagai barang seperti CD, kaset, pemutar musik, konsol gim lama, hingga dekorasi bergaya retro juga kembali diminati. Banyak anak muda berburu barang-barang tersebut di toko barang bekas maupun marketplace karena dianggap memiliki nilai estetika dan cerita yang berbeda dari produk modern.

Sumber: Pinterest/Gori

Kartun dan Film Masa Kecil Ditonton Ulang

Menghabiskan akhir pekan dengan menonton kartun atau film yang pernah menemani masa kecil ternyata juga menjadi bagian dari tren nostalgia. Tayangan lama memberikan rasa akrab dan nyaman, sehingga banyak orang kembali menikmatinya sebagai hiburan di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Tontonan kartun seperti film animasi Toy Story, Doraemon, SpongeBob SquarePants, Shaun the Sheep, Mr. Bean, serta Tom and Jerry kembali ditonton ulang oleh orang-orang yang ingin merasakan kembali suasana saat kecil yang penuh kenangan.

Mengapa Tren Lama Kembali Populer?

Media sosial menjadi salah satu faktor terbesar yang mendorong kebangkitan tren nostalgia. Konten bertema Y2K, vintage, dan retro dengan cepat menyebar melalui algoritma, membuat semakin banyak orang tertarik untuk mencobanya. Di sisi lain, nostalgia juga menghadirkan perasaan hangat dan sederhana di tengah dinamika kehidupan digital yang sibuk dan cepat.

Fenomena ini membuktikan bahwa tren tidak selalu bergerak ke depan. Terkadang, inspirasi justru datang dari masa lalu. Jadi, jangan heran jika barang yang hanya tersimpan di lemari kini kembali menjadi favorit. Siapa tahu, koleksi lama di rumahmu justru sedang menjadi tren di tahun 2026!

 

Artikel ditulis oleh Ni Made Saisha Diva Sandriana